Indralaya (Kemenag Sumsel) — MAN 1 Ogan Ilir terus mendorong terwujudnya budaya demokrasi di lingkungan madrasah melalui pelaksanaan Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) yang memanfaatkan teknologi digital, Kegiatan ini dilaksanakan di ruang Laboratorium MAN 1 Ogan Ilir, Kamis (24/9/2026).
Kegiatan pemilihan ini menjadi bagian dari proses pendidikan demokrasi bagi siswa sekaligus momentum untuk mengenalkan pemanfaatan teknologi secara positif, efektif, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan memanfaatkan teknologi digital dalam proses pemilihan, siswa diberikan pengalaman untuk menggunakan sarana teknologi sebagai bagian dari proses demokrasi di lingkungan madrasah. Hal ini juga menjadi langkah nyata MAN 1 Ogan Ilir dalam mengikuti perkembangan era digital tanpa meninggalkan nilai-nilai demokrasi, kejujuran, tanggung jawab, dan partisipasi.
Sebelum melakukan pencoblosan, Kepala MAN 1 Ogan Ilir, Rusmala Dewi, menegaskan pentingnya menggunakan hak pilih dengan penuh tanggung jawab. Siswa diingatkan agar menentukan pilihan berdasarkan visi, misi, gagasan, serta komitmen calon dalam memajukan OSIM dan memberikan kontribusi positif bagi madrasah.
“Pemilihan OSIM bukan sekadar memilih pemimpin organisasi, tetapi juga menjadi pembelajaran demokrasi bagi siswa. Gunakan hak pilih dengan bijak dan jadikan teknologi sebagai sarana untuk membangun budaya demokrasi yang positif,” pesan Kepala Madrasah.
Antusiasme siswa terlihat dalam pelaksanaan pemilihan. Para siswa mengikuti setiap tahapan dengan tertib dan menunjukkan semangat untuk menentukan pemimpin OSIM yang akan membawa organisasi siswa ke arah yang lebih baik.
Pemanfaatan teknologi dalam pemilihan OSIM juga menjadi bagian dari upaya MAN 1 Ogan Ilir membentuk generasi yang melek digital, kritis, bertanggung jawab, serta mampu berpartisipasi dalam kehidupan demokratis.
Melalui kegiatan ini, MAN 1 Ogan Ilir tidak hanya memilih Ketua dan Wakil Ketua OSIM, tetapi juga menanamkan pengalaman nyata kepada siswa bahwa demokrasi dapat berjalan seiring dengan kemajuan teknologi.
Dari madrasah, lahir generasi yang berani bersuara, bijak memilih, dan siap memimpin di era digital. (Humas MAN 1 Ogan Ilir)
