Indralaya (Kemenag Sumsel) — Suasana demokrasi terasa semarak di MAN 1 Ogan Ilir. Madrasah menggelar pesta demokrasi melalui rangkaian pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM)sebagai bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai demokrasi, kepemimpinan, tanggung jawab, serta sikap menghargai perbedaan di kalangan peserta didik.
Kegiatan ini menjadi ruang bagi siswa untuk belajar secara langsung bagaimana proses demokrasi berlangsung. Mulai dari tahapan seleksi calon, tes tertulis, tes wawancara, pemaparan visi dan misi, debat terbuka, hingga proses pencoblosan, seluruh rangkaian dilaksanakan dengan melibatkan siswa sebagai bagian penting dari proses tersebut.
Para calon Ketua dan Wakil Ketua OSIM diberikan kesempatan menyampaikan gagasan, program, serta visi mereka untuk kemajuan organisasi dan madrasah. Melalui debat terbuka, para calon juga diuji dalam menyampaikan pendapat, menjawab pertanyaan, serta menunjukkan kemampuan berkomunikasi dan menawarkan gagasan secara bertanggung jawab.
Sebelum proses pencoblosan dimulai, Kepala MAN 1 Ogan Ilir, Rusmala Dewi menegaskan pentingnya menjadikan pesta demokrasi sebagai pembelajaran bagi seluruh siswa. Ia mengingatkan agar setiap siswa menggunakan hak pilihnya dengan penuh tanggung jawab, tidak terpengaruh oleh ajakan yang dapat memengaruhi pilihan secara tidak sehat, serta tetap menjaga persaudaraan meskipun memiliki pilihan yang berbeda.
“Gunakan hak pilih dengan bijak dan bertanggung jawab. Pilihlah berdasarkan visi, misi, gagasan, dan komitmen yang disampaikan para calon. Siapa pun yang terpilih nantinya, mari kita dukung bersama demi kemajuan OSIM dan MAN 1 Ogan Ilir,” tegasnya.
Kepala Madrasah juga menekankan bahwa perbedaan pilihan merupakan bagian dari proses demokrasi yang harus disikapi dengan kedewasaan. Menurutnya, pesta demokrasi bukan hanya tentang siapa yang memperoleh suara terbanyak, tetapi tentang bagaimana siswa belajar menghargai proses, menerima hasil, serta menjaga kebersamaan.
Setelah arahan tersebut, para siswa mengikuti proses pemilihan secara tertib. Setiap siswa diberikan kesempatan menggunakan hak pilihnya untuk menentukan pasangan calon Ketua dan Wakil Ketua OSIM yang dipercaya memimpin organisasi siswa ke depan.
Pesta demokrasi MAN 1 Ogan Ilir menjadi momentum penting dalam membangun budaya partisipasi dan kepemimpinan di lingkungan madrasah. Siswa tidak hanya belajar mengenai teori demokrasi, tetapi juga merasakan secara langsung proses memilih, menyampaikan aspirasi, menghargai perbedaan, dan menerima hasil pemilihan.
Lebih dari sekadar pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIM, kegiatan ini menjadi laboratorium demokrasi bagi generasi muda. Dari lingkungan madrasah, siswa dipersiapkan menjadi generasi yang mampu menyampaikan aspirasi, menghargai perbedaan, mengambil keputusan secara bijak, serta siap menjadi pemimpin di masa depan.
Dengan semangat “Suara Hari Ini, Pemimpin Masa Depan”, pesta demokrasi MAN 1 Ogan Ilir diharapkan mampu melahirkan pemimpin OSIM yang amanah, visioner, komunikatif, dan mampu membawa organisasi siswa semakin aktif serta memberikan manfaat bagi seluruh warga madrasah. (Humas MAN 1 Ogan Ilir)
