Ogan Ilir, Inmas
Madrasah Aliyah Negeri 1 Ogan Ilir mengadakan Sosialisasi Implementasi Kurikulum Merdeka, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menciptakan sumber daya masia (SDM) unggul melalui kebijakan yang menguatkan peran seluruh insan pendidikan
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kasi Penmad Kemenag Ogan Ilir Hazdi, selaku Narasumber Dian Ekawati dari LPMP sumsel, serta diikuti oleh seluruh tenaga pendidik MAN 1 Ogan Ilir, kegiatan ini dilaksanakan di gedung Praktek Pembelajaran MAN 1 Ogan Ilir hari Rabu, 22/6/2022.
Hazdi dalam sambutannya mengatakan “kurikulum Merdeka dirancang sebagai bagian dari upaya Kemendikbudristek untuk mengatasi krisis be;ajar yang telah lama kita hadapi, dan semakin parah karena pandemic, krisis ini ditandai oleh rendahnya hasil belajar peserta didik”, ungkap Hazdi.
Dian Ekawati menjelaskan “Pemulihan pembelajaran tahun 2022 s.d. 2024, Kemendikburistek mengeluarkan kebijakan bahwa sekolah yang belum siap untuk menggunakan Kurikulum Merdeka masih dapat menggunakan Kurikulum 2013 sebagai dasar pengelolaan pembelajaran, begitu juga Kurikulum Darurat yang merupakan modifikasi dari Kurikulum 2013 masih dapat digunakan oleh satuan pendidikan tersebut. Kurikulum Merdeka sebagai opsi bagi semua satuan pendidikan yang di dalam proses pendataan merupakan satuan pendidikan yang siap melaksanakan Kurikulum Merdeka”, jelasnya.
“Pemulihan system pendidikan dari krisis belajar tidak bisa diwujudkan melalui perubahan kurikulum saja, diperlukan juga berbagai upaya penguatan kapasitas guru dan Kepala Madrasah, pendampingan bagi pememrintah daerah, penataan system evaluasi, serta infrastruktur dan pendanaan yang lebih adil, kurikulum berpengaruh besar [ada apa yang diajarkan oleh guru, juga pada bagaimana materi tersebut diajarkan, karena itu, kurikulum dirancan dnegan baik akan mendorong dan memudahkan guru untuk mengajar lebih baik”, tambahnya. (RH/DN)
