https://mansatuoganilir.sch.id Berita Memaknai Perjalanan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Bersama Ust. Nawawi

Memaknai Perjalanan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Bersama Ust. Nawawi

Ogan Ilir, Inmas.

MAN 1 Ogan Ilir menggelar peringatan hari Isra Mi’raj Baginda Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada tanggal 27 Rajab 1444 H atau Sabtu besok (18/02). Kegiatan peringatan ini digelar di gedung Aula MAN 1 OI dan diikuti oleh segenap guru, staff/pegawai, siswa/i MAN 1 Ogan Ilir, serta Mahasiswa/I PPL dari IAIQI Indralaya, Jum’at (17/02).

Kegiatan diawali dengan penampilan grup hadroh MANSA OI, kemudian dibuka dengan pembacaan ayat suci al-quran serta penyampaian sambutan dari Kepala Madrasah Nely Septiana. Kegiatan dilanjutkan dengan mendengarkan tausiah dari ust. Nawawi yang merupakan salah satu santri kelas XII dari pondok pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya.

Ust. Nawawi mengajak para jamaah untuk memaknai Isra Miraj yang merupakan rangkaian perjalanan di tengah malam yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW secara jasmani dan rohani dari Masjidil Haram ke Masjidil-Aqsha, lalu dilanjutkan menembus langit ketujuh hingga ke tempat yang paling tinggi, yaitu Sidratul Muntaha.

Ada beberapa hal yang dapat kita ambil dari peristiwa tersebut diantaranya selamat, Ust. Nawawi mengatakan bahwa “keselamatan dunia dan akhirat dapat kita peroleh ketika kita telah menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya.” Ucap Ust. Nawawi

“makna selanjutnya adalah perjalanan, kita yakin bahwa nabi muhammad benar-benar telah melakukan perjalan satu malam tersebut, sehingga didapatkanlah perintah sholat 5 waktu. Kita sebagai umat nabi Muhammad wajib untuk melaksanakan perintah sholat tersebut.” Tambahnya

“Perjalan Isra’ Mi’raj ini juga merupakan hiburan bagi nabi karena pada saat itu Nabi Muhammad ditimpa kesedihan yang amat mendalam karena ditinggalkan oleh paman kesayangan yakni Abu Thalib dan juga Istri Tercintanya Situ Khodijah. Dalam perjalanan ini Nabi didampingi oleh Malaikat Jibril dengan menggunakan kendaraan Buroq yang cepatnya secepat kilat.” Ungkapnya

Di akhir ceramahnya Ust. Nawawi mengajak para siswa/i untuk terus melaksanakan sholat 5 waktu dan berusaha merubah diri menjadi pribadi yang lebih baik. Ceramahnya ditutup dengan bersama-sama melantunkan sholawat untuk baginda Nabi Muhammad SAW. Begitupun acara yang berjalan khidmat ini ditutup dengan do’a yang dipimpin oleh Akbar yang juga merupakan salah satu santri dari pondok pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya. (RH/DN)

12 Likes

Author: rahmi21