https://mansatuoganilir.sch.id Berita MANSA OI Mengikuti Kegiatan Istighasah dan Doa Kebangsaan di Gedung Serbaguna Asrama Haji Sumsel

MANSA OI Mengikuti Kegiatan Istighasah dan Doa Kebangsaan di Gedung Serbaguna Asrama Haji Sumsel

Ogan Ilir (Kemenag Sumsel)

Madrasah Aliyah Negeri 1 Ogan Ilir mengikuti kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Istighasah dan Doa Kebangsaan di Gedung Serbaguna Asrama Haji Sumsel, yang dilaksanakan pada hari kamis malam. Kegiatan ini  diselenggarakan oleh Kanwil Kemenag Sumsel bekerjasama dengan Pemprov Sumsel yang dihadiri oleh Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin, Gubernur Sumsel H. Herman Deru, Duta Besar Negara Republik Seychelles Nico Barito, Wakil Ketua DPD RI Yorrys Raweyai, Anggota DPD RI Jialyka Maharani, Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang, Sekjen DPD RI Komjen Polisi M. Iqbal, Forkopimda Sumsel, Kakanwil Kemenag Sumsel H. Syafitri Irwan, Kabag TU, Kepala Bidang, dan Pembimas Kanwil Kemenag Sumsel, Kakankemenag Kota Palembang, Banyuasin, dan Ogan Ilir, Kepala BDK Palembang H. Saefudin, ASN Kemenag Sumsel, para pemimpin majelis agama, pemimpin ormas, serta massa lintas agama. (9/9)

Muhd. Nagib selaku Kepala Madrasah mengatakan bahwa Madrasah Aliyah Negeri 1 Ogan Ilir turut hadir dan mengikuti Istighasah dan Doa kebangsaan yang dilaksanakan dalam rangka meningkatkan ukhuwah dan mendo’akan Bangsa sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan dalam mendo’akan keselamatan, kedamaian, kesejahteraan serta menjadi penguat semangat persaudaraan dan menjaga kerukunan umat.

“bahwa kita hadir disini bukan sebagai individu tetapi sebagai bagian dari bangsa Indonesia yang sedang mengharapkan pertolongan dari Allah SWT agar bangsa Indonesia senantiasa dalam lindungannya, Semoga setiap lantunan zikir dan doa kita malam ini menjadi washilah tuntunan rahmat dan perlindungan dari Allah SWT untuk bangsa dan negara kita yang tercinta ini.” ujar Kamad

Suasana penuh kekhidmatan tampak terlihat sejak awal hingga akhir acara, dimana seluruh peserta mengikuti rangkaian dengan tertib dan penuh penghayatan. Kebersamaan antara peserta semakin menambah nilai positif dalam kegiatan ini.

Puncak acara pembacaan do’a, memohon agar seluruh elemen masyarakat, dari Sabang sampai Merauke, dapat hidup rukun berdampingan, tanpa memandang perbedaan suku, agama, dan golongan. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa di balik segala perbedaan, ada satu tujuan mulia yang menyatukan: yaitu, menjaga keutuhan dan kedamaian Tanah Air. (RH)

7 Likes

Author: rahmi21