Ogan Ilir, Inmas.
Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) merupakan program evaluasi yang diselenggarakan oleh Kemdikbud untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan memotret input, proses dan output pembelajaran di seluruh satuan pendidikan. Peserta ANBK 2022 adalah siswa yang duduk di pertengahan jenjang sekolah, seperti kelas 4 untuk SD, kelas 8 untuk SMP, dan kelas 11 untuk SMA yang dipilih secara acak oleh Kemendikbudristek.
Pusat Olimpiade Sains Indonesia (POSI) menjelaskan tujuan ANBK adalah terdiri dari empat hal penting yang berasal dari turunan instrumen penilaian ANBK yaitu untuk meningkatkan kualitas belajar mengajar, meningkatkan kemampuan literasi, meningkatkan kemampuan numerasi dan menganalisa karakter.
Pelaksanaan ANBK 2022 untuk jenjang SMA/SMK/MA/Sederajat dijadwalkan pada Senin (29/8) hingga Kamis (1/9). Untuk itu, operator MAN 1 Ogan Ilir telah melakukan sinkronisasi ANBK gelombang II pada Jum’at (5/8) hingga Minggu (7/8), dilanjutkan dengan dilakukannya simulasi ANBK gelombang II yang dimulai pada hari Senin (8/8) hingga Kamis (11/8) mendatang di laboratorium komputer MAN 1 OI.
Ada tiga instrumen penilaian dari ANBK sebagai bagian dari evalusi pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang mengukur literasi membaca dan literasi matematika (numerasi) siswa, survei Karakter yang mengukur sikap, nilai, keyakinan, dan kebiasaan yang mencerminkan karakter murid, dan Survei Lingkungan Belajar yang mengukur kualitas berbagai aspek input dan proses belajar-mengajar di kelas maupun di tingkat satuan pendidikan.
“Sebanyak 50 peserta didik dan kita mengikuti simulasi ANBK gelombang II ini. Semoga pelaksanaan ANBK nanti dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan yang berarti.” Ucap Nely selaku Kamad
Nely berharap peserta didik yang mengikuti simulasi ini melakukannya dengan sebaik dan seserius mungkin. (RH/DN)
