Ogan Ilir, Inmas.
Madrasah Aliyah Negeri 1 Ogan Ilir menggelar rapat bulanan di gedung Aula MANSA OI mulai pukul 10.30 WIB hingga selesai, Kamis (1/9). Rapat ini dipimpin oleh Kepala Madrasah Nely Septiana yang didampingi oleh Waka bidang Humas M. Abduh, Waka bidang Kurikulum Kayati, Waka bidang Kesiswaan Renie Dasmi, Plt Kaur TU serta dihadiri oleh seluruh guru dan pegawai MAN 1 Ogan Ilir.
Sebelum rapat dimulai, Nely tidak lupa mengingatkan 5 budaya kerja yang diusung oleh Kemenag RI yaitu, Integritas, Profesionalitas, Tanggung Jawab, Inovasi dan Keteladanan. Kemudian rapat dilanjutkan dengan membahas kelengkapan administrasi guru. Nely menyebutkan nama-nama guru yang belum melengkapi administrasi berupa perangkat pembelajaran seperti RPP, Silabus, Kalender Pendidikan, Program Tahunan, Program Semester, KKM, Program Remedial dan Pengayaan, Analisis hasil penilaia, dan lain sebagainya.
Selanjutnya Nely juga membahas mengenai finger print guru, Nely menyatakan bahwa tidak dapat lagi membantu guru-guru yang melebihi batas waktu keterlambatan. Guru yang secara berulang kali datang terlambat dan pulang lebih cepat akan beresiko tidak mendapatkan tunjangan uang makan. Nely juga menambahkan bahwa bagi guru-guru maupun pegawai yang tidak masuk kerja dikarenakan sakit, maka selain harus melampirkan surat keterangan sakit dari dokter juga harus melampirkan surat cuti sakit.
“Sekali lagi saya menghimbau guru-guru yang belum melengkapi administrasi baik Perangkat Pembelajaran maupun Laporan Kinerja untuk segera menghadap saya dengan membawa berkas-berkas tersebut. Jangan sampai karena satu atau dua orang yang belum lengkap administrasi tersebut merugikan pihak MAN 1 Ogan Ilir.” Tegas Nely
Sebelum menutup rapat, Nely juga memberitahukan bahwa akan ada tim Supervisi yang akan berkunjung ke MAN 1 Ogan Ilir dalam waktu dekat. Untuk itu, diharapkan guru-guru yang akan mengajar pada hari tersebut untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin. (RH/DN)
