Ogan Ilir, Humas
Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Ogan Ilir Nely Septiana mengikuti rakornas Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara virtual di ruang kerjanya pada tanggal 30 Agustus 2021. rakor tersebut selain dalam rangka PTM juga program vaksinasi anak usia 12 s.d 17 tahun berbasis sentra sekolah. kegiatan tersebut diadakan oleh Komisi Perlindungan Anak RI mengangkat tema ” Hasil pengawasan KPAI terkait persiapan PTM (Pembelajaran Tatap Muka) dan program Vaksinasi Anak usia 12 s.d 17 Tahun Berbasis Sentra Sekolah. selasa (31/8).
Kepala Madrasah menjelaskan bahwa pada Rakornas tersebut dihadiri oleh Deputi IV (Empat) – Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan dan Pemuda Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI ; Deputi II (Dua) – Bidang Pembangunan Manusia Kantor Staf Kepresidenan ; Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI ; Direktur Jenderal Paud Dikdasmen Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI ; Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI
Selain itu Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak RI ; Ketua dan Wakil Ketua KPAI ; Komisioner KPAI ; Kepala Dinas Kesehatan Provinsi/Kabupaten/Kota Seluruh Indonesia ; Kepala Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota Seluruh Indonesia ; Kepala Kantor Kementerian Agama RI Provinsi/Kabupaten/Kota Seluruh Indonesia ; Kepala Sekretariat KPAI ; Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) ; Ketua Persatuan Guru Indonesia (PGRI) ; Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) ; Perwakilan Kepala Sekolah Seluruh Indonesia ; Ketua / Anggota KPAD Seluruh Indonesia ; Koordinator Peliputan Media cetak, elektronik dan online.
Pada rakornas tersebut Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retno Listyarti mengatakan bahwa simulasi pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas pada Agustus 2021 ini, KPAI belum melakukan pengawasan secara langsung.
“Karena pengawasan selama Juli- Agustus 2021 diarahkan ke sentra vaksin di sekolah untuk vaksinasi anak usia 12-17 tahun di DKI Jakarta dan Bekasi, Jawa Barat. Kendati demikian, Retno menuturkan, KPAI telah melakukan pengawasan uji coba PTM di sejumlah daerah pada 2020 lalu dan 2021 awal. Adapun uji coba PTM tersebut menunjukan hasil positif.” ujar Retno
“KPAI pernah melakukan pengawasan uji coba PTM di sejumlah daerah, persiapannya sudah bagus, angkanya tahun 2020 hanya 16,7% sekolah yang siap, namun tahun 2021 angka kesiapan sekolah mencapai 79%,” kata Retno lagi .
Retno juga menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pengawasan kelemahan terbanyak adalah belum tersedianya ruang isolasi sementara untuk kondisi darurat. Misalnya ketika suhu tubuh siswa di atas 37,4 derajat sesuai protokol kesehatan/SOP (standar operasional prosedur) adaptasi kebiasaan Baru (AKB) dan nota kesepahaman antara sekolah dengan fasilitas kesehatan terdekat.
Sementara terkait aturan pelaksanaan PTM terbatas, Retno menuturkan, hal tersebut telah dibuat oleh pemerintah melalui ketentuan dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri terkait pembukaan sekolah tatap muka dan panduan membuka sekolah tatap muka yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) maupun Kementerian Agama (Kemag). Selain itu, ada isian daftar periksa oleh pihak sekolah di laman Kemdikbudristek.
