Indralaya (Kemenag Sumsel) — Budaya literasi di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Ogan Ilir terus dikembangkan sebagai bagian dari proses pembentukan karakter dan wawasan siswa. Tidak hanya mendorong kegemaran membaca, kegiatan literasi juga diarahkan untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan melalui pemahaman nilai-nilai ekoteologi, Selasa (29/9/2026).
Aktivitas siswa memanfaatkan perpustakaan sebagai ruang belajar menjadi salah satu gambaran tumbuhnya budaya literasi di madrasah. Dengan membaca berbagai sumber pengetahuan, siswa tidak hanya memperoleh informasi, tetapi juga diajak memahami hubungan antara manusia, alam, dan tanggung jawab dalam menjaga lingkungan.
Literasi berbasis ekoteologi memberikan ruang bagi siswa untuk memahami bahwa menjaga alam merupakan bagian dari tanggung jawab manusia. Nilai-nilai keagamaan dapat menjadi landasan dalam membangun kepedulian terhadap kebersihan, kelestarian lingkungan, penggunaan sumber daya secara bijak, serta upaya mencegah kerusakan alam.
Kepala MAN 1 Ogan Ilir Rusmala Dewi menyampaikan bahwa literasi memiliki peran penting dalam membentuk pola pikir dan karakter siswa.
“Literasi bukan hanya tentang membaca buku, tetapi bagaimana pengetahuan yang diperoleh mampu membentuk kesadaran dan melahirkan tindakan positif. Melalui pendekatan ekoteologi, kami ingin siswa memahami bahwa menjaga lingkungan juga merupakan bagian dari tanggung jawab dan nilai kehidupan yang harus diterapkan,” ungkapnya.
Menurutnya, perpustakaan dapat menjadi ruang strategis untuk memperkuat budaya literasi sekaligus menanamkan kepedulian terhadap lingkungan. Pengetahuan yang diperoleh siswa diharapkan tidak berhenti pada pemahaman, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Ketika siswa membaca, memahami, kemudian menerapkannya dalam kehidupan nyata, di situlah literasi memiliki dampak. Kami berharap siswa MAN 1 Ogan Ilir tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan,” tambahnya.
Melalui literasi yang dikaitkan dengan ekoteologi, MAN 1 Ogan Ilir berupaya menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kecerdasan akademik, tetapi juga membangun kesadaran ekologis dan tanggung jawab moral siswa.
Dari buku siswa memperoleh pengetahuan, dari nilai agama tumbuh kesadaran, dan dari tindakan nyata lahir kepedulian terhadap lingkungan.
(Humas MAN 1 Ogan Ilir)
