Indralaya (Kemenag Sumsel) —
Menjaga kebersihan lingkungan madrasah menjadi bagian nyata dalam membangun karakter peduli lingkungan di kalangan siswa MAN 1 Ogan Ilir. Melalui aksi gotong royong kebersihan pada Selasa (22/9/2026), para siswa menunjukkan komitmen penerapan nilai-nilai ekoteologi dalam kehidupan sehari-hari.
Aksi kebersihan tersebut mencakup berbagai area vital madrasah, mulai dari ruang kelas, halaman, taman, hingga area fasilitas umum. Para siswa terlibat aktif memilah sampah, merapikan sarana prasarana, serta memastikan ekosistem belajar tetap bersih, hijau, dan kondusif.
Bagi MAN 1 Ogan Ilir, aksi ini mengintegrasikan ajaran agama dengan kelestarian alam, menegaskan bahwa merawat lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual manusia sebagai pengelola bumi.
Kepala MAN 1 Ogan Ilir, Rusmala Dewi, mengapresiasi keikutsertaan aktif seluruh peserta didik dan menekankan pentingnya pembiasaan sikap peduli lingkungan sejak dini.
“Kebersihan bukan hanya tanggung jawab petugas, tetapi tanggung jawab kita bersama. Melalui kegiatan sederhana seperti menjaga kebersihan madrasah, kita mengajarkan kepada siswa tentang kepedulian, tanggung jawab, dan bagaimana menjaga lingkungan sebagai bagian dari amanah,” tegas Rusmala Dewi.
Melalui penanaman nilai ekoteologi yang berkelanjutan ini, MAN 1 Ogan Ilir berkomitmen mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kesadaran ekologis yang tinggi berlandaskan ajaran agama.
(Humas MAN 1 Ogan Ilir)
