Ogan Ilir, Inmas.
Siswa kelas X.IPA.3 MAN 1 Ogan Ilir mengikuti pembelajaran Prakarya dan Kewirausahaan (PKWU) dengan membuat kain batik ecoprint di ruang Tata Busana, Rabu (15/01). Siswa terbagi menjadi 4 kelompok yang masing-masing kelompok saling menumpahkan ide dan kreatifitasnya agar menghasilkan kain batik terbaik.
Ely Ermawati selaku pengampuh mapel PKWU-Tata Busana menyatakan “pada pembelajaran kali ini anak dikenalkan pembuatan batik dengan metode ecoprint. Ecoprint ini merupakan salah satu jenis batik yang metode pembuatannya memanfaatkan pewarna alami dari tanin atau zat warna daun, akar, batang dan bunga yang diletakan pada sehelai kain.” Jelas Ely
Cara membatik ini cukup mudah dengan cara meletakkan dedaunan di atas kain yang akan dibatik, lalu ditutup dengan plastik bening untuk kemudian daun-daun tersebut dipukul secara perlahan-lahan dengan menggunakan batu agar warna dan motif daun keluar dan menempel pada kain. Diantara daun yang digunakan siswa dalam membatik ini adalah daun jati, paku, mangga, jambu, dan berbagai bunga yang ada disekitar lingkungan mereka.
“diharapkan pembelajaran ini dapat memupuk semangat dan jiwa enterpreneur mereka dimulai dengan memanfaatkan apa yang ada di sekitar kita menjadi sebuah karya yang bernilai jual,” Harap Ely. (RH/DN)
