Ogan ilir, Inmas.
Siswa-siswi, guru-guru serta staff MAN 1 Ogan Ilir mengikuti kegiatan muhadharah yang bertempat di gedung Aula MANSA OI mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai, Jum’at (06/01). Muhadharah merupakan salah satu bentuk pendidikan karakter yang bertujuan untuk melatih dan membiasakan siswa berpidato/berceramah, berbicara di depan umum, berkomunikasi di depan orang banyak, mengajak kedalam kebaikan dan meninggalkan keburukan, serta membekali siswa menjadi calon dai dan orator yang siap jadi pemimpin di masa datang.
Kegiatan muhadharah dibuka dengan membaca surat al-fatihah dan dilanjutkan dengan membaca surat yasin bersama. Setelah pembacaan yasin selesai, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian kultum tentang pentingnya menuntut ilmu oleh Al-Jazair.
Al-jazair menjelaskan betapa pentingnya menuntut ilmu untuk bekal kehidupan dunia dan akhirat sebagaimana yang termaktub dalam suatu hadits riwayat Ahmad. “Siapa yang hendak menginginkan dunia, maka hendaklah ia menguasai ilmu. Barang siapa menginginkan akhirat hendaklah ia menguasai ilmu, dan barangsiapa yang menginginkan keduanya (dunia dan akhirat) hendaklah ia menguasai ilmu.” Terang Al-jazair
Al-jazair menambahkan bahwa terdapat dua kunci kesuksesan dan keberkahan seorang siswa dalam menuntut ilmu yakni ridha orang tua dan guru. ” Kesuksesan bukan semata-mata hanya karena seseorang pintar dalam semua mata pelajaran, cerdas dalam menghadapi segala permasalahan, tetapi kesuksesan itu juga bisa didapat dengan mengagungkan ilmu dengan “ridho” kedua orang tua dan guru. Untuk itu, marilah kita menghormati dan menyayangi kedua orang tua dan guru-guru kita,” Ajaknya.
Acara muhadharah di tutup dengan pembacaan doa dan dilanjutkan dengan melafazkan hamdalah. Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian amanat-amanat dari Waka kurikulum Kayati, Waka Kesiswaan Renie Dasmi dan Waka Sapras M. Hudiyono. (RH/DN)
